PURWOKERTO – Setelah diterjang banjir selama sepekan terakhir, kawasan wisata alam Curug Juneng dan Curug Kembar mulai berbenah. Pihak pengelola, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Juneng Mijil, menggelar kegiatan kerja bakti pada Sabtu, 31 Januari 2026, sebagai langkah persiapan untuk membuka kembali objek wisata tersebut bagi pengunjung.
Kegiatan yang bertajuk “Giat Bersih Curug Kembar” ini melibatkan sejumlah personel untuk membersihkan area dari sisa-sisa material yang terbawa banjir. Dalam dokumentasi kegiatan yang dirilis, terlihat para petugas bekerja ekstra keras menggunakan berbagai peralatan.
Salah satu foto menunjukkan seorang petugas tengah mengoperasikan mesin pompa air di tepi aliran sungai yang masih terlihat keruh. Di titik lain, petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi dari selang untuk menyingkirkan lumpur tebal dan kotoran yang menutupi bebatuan serta jalur akses di sekitar curug. Gambar lainnya memperlihatkan beberapa orang bahu-membahu menyingkirkan puing-puing dari dalam air.

Upaya pembersihan menyeluruh ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung saat kawasan wisata dibuka kembali nanti. Meskipun fokus kegiatan bertajuk “Curug Kembar”, informasi yang tertera pada media sosial (Instagram: @Curug_junengkembar, TikTok: @Curugjuneng) mengindikasikan bahwa pembersihan ini juga mencakup area Curug Juneng, mengingat keduanya merupakan satu kesatuan destinasi wisata di bawah pengelolaan KSM Juneng Mijil.
Dengan dilaksanakannya kegiatan bersih-bersih ini, diharapkan Curug Juneng dan Curug Kembar dapat segera beroperasi normal dan kembali menyambut wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam setelah kondisi dipastikan benar-benar aman. Informasi lebih lanjut mengenai tanggal pasti pembukaan kembali dapat dipantau melalui kanal media sosial resmi mereka.
